100 OMPReng, 1 GURU: SIAPA YANG HARUS MENGENDUS?
بــــــــسم الله الرحمن الرحيم Bayangkan sebuah sekolah menerima 100 ompreng MBG. Jika setiap wadah harus diperiksa dengan cara dicium dan dicicipi satu per satu, kita patut bertanya: Di mana batas antara tugas guru dan tugas pengelola makanan? Guru memang berada paling dekat dengan murid. Guru tentu boleh peduli terhadap makanan yang dikonsumsi anak didiknya. Tetapi kepedulian jangan sampai berubah menjadi pemindahan tanggung jawab, padahal - jelas - yang lebih tepat untuk menjalan tugas ini adalah petugas dapur MBG, sebab mengendus 100 ompreng itu yang cukup menyita waktu. Guru dibutuhkan untuk mengajar, mendidik, membimbing dan membentuk karakter anak. Bukan karena guru dekat dengan murid, lalu setiap persoalan di sekolah otomatis menjadi tugas guru. Rasulullah ﷺ bersabda: كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)...
