Harga Diri Itu Seperti Obat
بــــــــسم الله الرحمن الرحيم,وبه نستعين
الحمدلله وصلى الله سبحانه وبحمده على سيدنامحمد الأمي و آله وصحبه أجمعين
Dua peribahasa Arab menyebutkan
كرامتك مثل دوائك، فضعها بعيدًا عن الصغار
Artinya:
“Harga dirimu itu seperti obat; maka simpanlah ia jauh dari anak-anak.”
Kalimat ini terlihat sederhana, tapi maknanya dalam.
Yang dimaksud anak-anak di sini bukan sekadar soal umur, melainkan jiwa.
Sebab tidak sedikit orang yang usianya sudah dewasa, tapi cara berpikir, bersikap, dan berbicaranya masih seperti anak kecil: mudah tersinggung, suka pamer, tak bisa menahan diri, dan gemar menyalahgunakan kepercayaan.
Martabat, kehormatan diri, dan juga ilmu bukan barang murahan.
Ia seperti obat keras:
jika diberikan kepada orang yang tepat, ia menyembuhkan;
namun bila jatuh ke tangan yang salah, ia justru bisa membahayakan.
Kisah Imam asy-Sya‘bi dan Pemuda yang Tergesa
Dalam kitab-kitab adab ulama, diceritakan bahwa Imam asy-Sya‘bi رحمه الله—seorang ulama besar dari kalangan tabi‘in—pernah didatangi seorang pemuda.
Pemuda itu cerdas, lisannya lancar, dan pertanyaannya tajam. Namun dari sikapnya, tampak bahwa ia belum matang adab dan ketenangannya.
Pemuda itu berkata,
“Wahai Imam, ajarkan kepadaku ilmu yang paling dalam dan rahasia.”
Imam asy-Sya‘bi tidak langsung menjawab.
Beliau menatapnya sejenak, lalu bertanya dengan tenang,
“Apakah engkau sudah mampu menjaga lisanmu?”
Pemuda itu menjawab cepat,
“Aku mampu.”
Imam bertanya lagi,
“Jika engkau diselisihi dan disalahkan, apakah engkau bisa menahan amarahmu?”
Pemuda itu terdiam sejenak, lalu berkata,
“Insya Allah.”
Mendengar itu, Imam asy-Sya‘bi berkata dengan penuh hikmah,
“Ilmu itu seperti obat keras.
Jika diminum oleh orang yang belum tahu kadarnya, ia bukan menyembuhkan, tetapi membinasakan.”
Beliau menambahkan,
“Pergilah. Pelajarilah adab terlebih dahulu.
Jika adabmu telah dewasa, ilmu akan datang dengan sendirinya.”
Pemuda itu pun pergi, tanpa membawa ilmu baru,
namun membawa pelajaran yang jauh lebih penting.
Dikisahkan, setelah beberapa tahun—ketika akhlaknya matang dan jiwanya lebih tenang—barulah Imam asy-Sya‘bi membuka kepadanya ilmu yang dahulu ditahan.
Pelajaran Penting
Dari hikmah dan kisah ini kita belajar bahwa:
Ilmu adalah kehormatan dan amanah
Orang yang belum matang adabnya seperti anak kecil
Menahan ilmu bukan berarti pelit, tapi bijaksana
Memberi sesuatu yang mulia sebelum waktunya justru bisa membawa mudarat
Maka tidak semua yang kita miliki harus segera kita berikan.
Tidak semua yang bertanya pantas langsung diberi jawaban.
Dan tidak semua orang layak memegang kepercayaan kita.
Karena harga diri, ilmu, dan kehormatan—seperti obat—
harus disimpan dengan hati-hati,
dan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar siap menerimanya. ( Hikam)
Samudra Kata
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد بعدد حروف كلام الله، وصل وسلم عليه وآله في أول الكلام وأوسطه وآخره،اللهم آته الوسيلة والفضيلة برحمتك ياأرحم الراحمين

Komentar
Posting Komentar
Silahkan Tanggapi ! Bebas Sopan.....