DIFINISI MUSHAF MENURUT PARA ULAMA

بــــــــسم الله الرحمن الرحيم,وبه نستعين الحمدلله وصلى الله سبحانه وبحمده على سيدنامحمد الأمي و آله وصحبه أجمعين

         Mushaf adalah "nama untuk setiap kumpulan halaman, pada benda-benda terhormat ,bisa di jangkauan oleh panca indra, semacam kertas, kaca , tulang ,papan , kulit pohon,kampas dsb dimana benda-benda tersebut ada,ttulisan-tulisan ayat-ayat Alquran ,1 juz, 1 halaman, setengah halaman ,1 ayat atau sebagiannya serta dijilid di antara dua sampul,ayat-ayat atau tertulis
           Keterangan diatas adalah kesimpulan dari beberapa pendapat ulama dibawah ini , bagi yang mau baca keterangannya ,silahkan teruskan membacanya di bawah ! 🙏👇

Pendapat ke I 
المُصحف بضمّ الميم , ويجوز المِصحف بكسرها , وهي لغه تميمٍ , وهو لغةً: اسم لكلّ مجموعةٍ من الصحف المكتوبة ضمّت بين دفّتين , قال الأزهري: وإنّما سمّي المصحف مصحفاً لأنّه أُصْحِف , أي جعل جامعاً للصحف المكتوبة بين الدّفّتين.
 Mushaf dengan dhammah di atas mim, dan dibolehkan juga membacanya dengan kasra dibawahnya,di-kasrah-in ini , merupakan adalah bahasa Suku Bani Tamim, jadi menurut pengertian bahasa mushaf adalah: 
nama untuk setiap kumpulan halaman tertulis yang dijilid di antara dua sampul.

والمصحف في الاصطلاح: اسم للمكتوب فيه كلام اللّه تعالى بين الدّفّتين.
Al-Qur’an secara terminologi : adalah nama untuk kitab yang di dalamnya tertulis kalimat-kalimat Allah SWT di antara dua sampulnya.

Pendapat Ke II
ويصدق المصحف على ما كان حاوياً للقرآن كلّه , أو كان ممّا يسمى مصحفاً عرفاً ولو قليلاً كحزبٍ , على ما صرّح به القليوبي , وقال ابن حبيبٍ: يشمل ما كان مصحفاً جامعاً أو جزءاً أو ورقةً فيها بعض سورةٍ أو لوحاً أو كتفاً مكتوبةً.

Istilah “mushaf” berlaku untuk segala sesuatu yang memuat seluruh Al-Qur’an, atau yang biasa disebut mushaf, meskipun hanya sebagian kecil, seperti satu juz, sebagaimana yang dikemukakan oleh Al-Qalyubi. 

Ibnu Habib berkata: Termasuk segala sesuatu yang berupa mushaf yang menyeluruh, satu juz, satu halaman yang memuat sebagian surah, satu lembaran, atau satu tulisan sekalipun.

kitab Hasyiyatu Al-Qalyubi jilid hal. 35 dan juga kitab Hasyiyatu Ad-Dasuqi, jilid 1 hal. 125

Pendapat Ke III
اسْمٌ لِكُل مَجْمُوعَةٍ مِنَ الصُّحُفِ الْمَكْتُوبَةِ ضُمَّتْ بَيْنَ دَفَّتَيْنِ
Nama untuk kumpulan dari lembaran yang tertulis dan diapit dua sampulnya.

Arti kata mushaf kalau kita lihat dari sisi bahasa bisa kita lihat dalam kamus semacam Lisanul Arab atau Al-Mu'jam Al-Wasith,

Al-Qalyubi dalam (redaksi lain) menyebutkan: bahwa mushaf itu tidak harus seluruh ayat Al-Quran, tetapi asalkan sudah ada ayat Al-Quran walau cuma satu hizb, termasuk mushaf.

Ibnu Habib menyebutkan bahwa termasuk mushaf adalah seluruh ayat Al-Quran, atau satu juz, atau selembar, asalkan tertulis di atasnya bagain dari ayat Al-Quran, baik tertulis pada batu (lauh) atau lainnya.

Pendapat Ke IV 
Imam Nawawi Banten mengatakan tentang batasan mushaf. Menurutnya, yang dimaksud dengan mushaf adalah setiap benda yang terdapat sebagian tulisan dari Al-Qur’an yang digunakan untuk belajar, seperti kertas, kain, plastik, papan, tiang, tembok dan sebagainya.

(Syekh Nawawi Al-Bantani, Nihayatuz Zain fi Irsyâdil Mubtadi’în, [Beirut: Darul Kutub al-Ilmiyah, 2022] halaman 34).

Ahmad Hikam Suni 


 اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد بعدد حروف كلام الله، وصل وسلم عليه وآله في أول الكلام وأوسطه وآخره،اللهم آته الوسيلة والفضيلة برحمتك ياأرحم الراحمين

Komentar

Postingan Populer