SURAH ANNASHER MERUPAKAN PUJIAN RASUL SAW UNTUK PENDUDUK YAMAN, MASIH GA PERCAYA? INI PENJELASANNYA !
بــــــــسم الله الرحمن الرحيم,وبه نستعين
الحمدلله وصلى الله سبحانه وبحمده على سيدنامحمد الأمي و آله وصحبه أجمعين
![]() |
| Gambar Sindonews |
Mencintai Alloh dan Rasul-Nya itu memang kewajiban dan jalan yang sangat baik ; serta sudah disepakati oleh semua muslim tentunya, tetapi mencintai segala hal yang dicintai oleh keduanya ,itulah cinta sejati, termasuk mencintai bangsa Yaman ,jika Alloh dan Rasul menyukai bangsa Yaman , mengapa kita membencinya??pada ngakunya cinta Alloh dan Rasul.
Penulis terkagum-kagum melihat dan menemukan penjelasan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala memuji bangsa Yaman melalui turunnya surat an-nasr yang berjumlah 3 ayat perhatikan hadits berikut ini:
عن ابن عباس، قال: بينا رسول الله صلى الله عليه وسلم بالمدينة، إذ قال: " اللّهُ أكْبَرُ، اللّهُ أكْبَرُ، جاءَ نَصْرُ اللّهِ وَالْفَتْحُ، جاءَ أهْلُ اليَمَنِ " ، قيل: يا رسول الله، وما أهل اليمن؟ قال: " قَوْمٌ رَقِيقَةٌ قُلُوبِهُمْ، لَيِّنَةٌ طِباعُهُم، الإيمَانُ يُمَانٍ، والْفِقْهُ يَمانٍ، والْحكْمَةُ يَمانِيَةٌ "
Referensi para Perawi
[عن التفسير الطبري (ت. ٣١٠ ه )حدثني إسماعيل بن موسى، قال: أخبرنا الحسين بن عيسى الحنفيّ، عن مَعْمر، عن الزهريّ، عن أبي حازم، عن ابن عباس، قال:تقدم ]
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu Anhu , beliau berkata : "ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berada di kota Madinah, tiba-tiba beliau mengucapkan "Allahu akbar allahu akbar allahu akbar" - sebanyak tiga kali- dan mengucapkan Jāanashrullahi walfath" Artinya: " telah datang Pertolongan Allah dan telah datang hari fatah 'pembukaan' telah datang orang-orang Yaman" maka ada yang bertanya ya Rasulullah : "Mengapa Ahlul Yaman" maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda "mereka adalah kaum yang lembut hatinya, lunak tabiatnya, iman ada di Yaman , fiqih ada di Yaman, Hikmah juga ada di Yaman"
Riwayat lain menyebutkan ;
عن عكرِمة قال: لما نزلت جاءَ نَصْرُ اللّهِ وَالْفَتْحُ، وَجَاءَ أهْلُ اليَمَنِ " ، قالوا: يا نبيّ الله، وما أهل اليمن؟ قال: " رَقِيقَةٌ قُلُوبُهُمْ، لَيِّنَةٌ طِباعُهُمْ، الإيمَانُ يمانِ، والْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ "
[وعنه أيضا ؛ حدثنا ابن عبد الأعلى، قال: ثنا ابن ثور، عن معمر، عن عكرِمة قال: لما نزلت: { إذَا جاءَ نَصْرُ اللّهِ وَالْفَتْحُ } قال النبيّ صلى الله عليه وسلم كما تقدم ]
Dari Ikromah radhiyallahu anhu ia berkata: " ketika turun surat an-nasr, datanglah orang-orang Yaman, orang-orang pun berkomentar (bertanya ) 'Hai Nabi Allah! Ada apa dengan Ahlul Yaman' maka Rasulullah bersabda : 'mereka adalah orang yang lembut hatinya lunak tabiatnya iman itu berada di Yaman Hikmah juga berasal dari Yaman' "
Sebagian orang kritis; mempertanyakan wilayah Yaman yang dimaksud itu,zaman yang mana? yang lebih tepatnya dititik mana, maka di sini penulis akan menjawab dengan menukilkan penjelasan Imam Bukhari tentang Yaman :
وقال البخاري رحمه الله : " سُمِّيَتْ الْيَمَنَ لِأَنَّهَا عَنْ يَمِينِ الْكَعْبَةِ وَالشَّأْمَ لِأَنَّهَا عَنْ يَسَارِ الْكَعْبَةِ "
"Dinamakan Yaman karena ia berposisi di sebelah kanan Ka'bah sedangkan negeri Syam berada di sebelah kiri Ka'bah"
Berhati-hatilah atau bahkan jangan sama sekali memojokkan orang-orang Yaman! Maksudnya memojokkan, mencela, membenci , Bangsa Yaman secara global (umum), sementara kita ngaku mencintai Allah Ta'ala dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang justru keduanya malah memuji orang-orang Yaman dengan mengatakan mereka orang-orang yang lembut hatinya, bagus tabiatnya, fiqih ada di Yaman, hikmah ada di Yaman, iman ada di Yaman .
Janganlah kita membenci , memojokan, apa yang sudah menjadi sasaran kecintaan Allah dan Rasulnya, entah itu benda hidup, benda mati ataupun benda yang tidak berakal.
Janganlah menjadi muslim yang nasionalisme secara berlebihan!!
Sikap nasionalis itu baik, selama tidak berlebihan.
Saya akan mengulang kembali bahwa Jika Pencipta semesta itu menganggap baik suatu hal, itu haknya Tuhan, itu pilihan-Nya, Tuhan tidak perna salah dalam memilih , manusia sebagai hambaNya tidak berhak mengajariNya dalam memilih atau dalam hal apa saja, jika Dia sudah memilihkan, maka kita paksakan nafsu kita untuk mencintai pilihanNya, walaupun nampak bertentangan dengan naluri dan akan sehat sekalipun, inilah jalan atau pandangan yang lurus ,dalam menyikapi pilihan Tuhan yaitu Alloh Ta'ala dan RasulNya.
قلت : فإن إدعى ربي أسود على جدار أبيض، فسوف أكذب على نفسي أن الجدار أسود."
" Jika Tuhan mengklaim hitam pada tembok yang putih , akupun akan membohongkan pandanganku , bahwa tembok itu hitam"
Wallahu'alam
Ahmad Hikam Suni
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد بعدد حروف كلام الله، وصل وسلم عليه وآله في أول الكلام وأوسطه وآخره،اللهم آته الوسيلة والفضيلة برحمتك ياأرحم الراحمين


Komentar
Posting Komentar
Silahkan Tanggapi ! Bebas Sopan.....